Selasa, Juli 30, 2013

Mumford & Sons ' Winter Winds' Belum Saatnya Untuk Bercinta!

Debut album pertama Mumford & Sons bertajuk Sigh No More yang rilis pada November 2009 di Inggris dan Irlandia. Mumford & Sons adalah band yang memainkan musik folk, kental sekali nuansa irish di lagu-lagunya. Band ini langsung mencuri perhatian saya karena musiknya senada dengan apa yang dimainkan oleh Dropkick Murphys dan Flogging Molly. 

Member dari Mumford & Sons :

Single 'Winter Winds' ini sukses mencuri perhatian saya karena bercerita tentang kebingungan akan cinta. Isi kepala berkata bahwa ini saatnya cinta boleh tumbuh namun di sisi lain hatiku berkata ini bukan waktunya. Diawali dengan keempat personil yang tampak berjalan keluar dari hutan cemara. Pakaian mereka tampak compang-camping. *Penampilan mereka seperti Declan di film Leap Year. Musik mereka orisinal dan tidak mainstream ditambah lirik yang cerdas apalagi yang membuat saya harus bilang tidak pada mereka?
Dengarkan single 'Winter Winds' di bawah ini kalian akan langsung jatuh cinta pada Mumford & Sons :-* 

Youtube: Mumford & Sons - Winter Winds 


"Winter Winds"
As the winter winds litter London with lonely hearts
Oh the warmth in your eyes swept me into your arms
Was it love or fear of the cold that led us through the night?
For every kiss your beauty trumped my doubt

And my head told my heart
"Let love grow"
But my heart told my head
"This time no
This time no"

We'll be washed and buried one day my girl
And the time we were given will be left for the world
The flesh that lived and loved will be eaten by plague
So let the memories be good for those who stay

And my head told my heart
"Let love grow"
But my heart told my head
"This time no"
Yes, my heart told my head
"This time no
This time no"

Oh the shame that sent me off from the God that I once loved
Was the same that sent me into your arms
Oh and pestilence is won when you are lost and I am gone
And no hope, no hope will overcome

And if your strife strikes at your sleep
Remember spring swaps snow for leaves
You'll be happy and wholesome again
When the city clears and sun ascends

And my head told my heart
"Let love grow"
But my heart told my head
"This time no"


Kamis, Juli 18, 2013

Anaknya teh Risa Saraswati

Senin malam kemarin sempat mampir ke Gramedia, berhubung kantong lagi kering kerontang alhasil saya disana cuma window shopping saja. Ngiler aslinya melihat buku-buku di rak berjejer, ingin sekali mencomot mereka semua dan memindahkannya ke rak meja belajar saya. Mata langsung tertuju ke rak meja yang memajang buku Danur dan Maddah. Ya mereka adalah anak-anak yang lahir dari buah pikiran Risa Saraswati yang dikenal dengan nama panggung Sarasvati. 

Pertama kenal nama Sarasvati adalah ketika di tahun 2011 seorang teman memutar lagunya di cafe tempat saya sering nongkrong. Tembang Story Of Peter menjadi awal perkenalan saya dengan Sarasvati. Dan tak lama kemudian mini album Story Of Peter yang berisi Question, Bilur, Fighting Club, Oh I Never Know, Perjalanan dan Melati Putih menghiasi playlist di HP. 

Yang membuat saya tertarik untuk mendengarkan karya Sarasvati adalah keseluruhan materi lagu menceritakan pengalaman teh Risa dengan makhluk tak kasat mata. I'm always curious dengan segala sesuatu yang masih misteri seperti hantu. Peter, William, Hans, Hendrick, Janshen, Samantha dll adalah sahabat kecil yang sering berinteraksi langsung dengan teh Risa. Seringnya jadi bahan curhat para makhluk tak kasat mata, teh Risa mencurahkan uneg-unegnya dengan menuliskannya pada sebuah buku. Dan lahirlah anak pertamanya yang diberi nama DANUR. Apa itu Danur ? Danur adalah air yang keluar dari jasad makhluk hidup yang telah mati dan membusuk. Pengen baca kisah lengkap curhatan 'mereka' baca buku Danur ya. 

Seiring berjalannya waktu, teman-teman hantu teh Risa mulai menjauh dan muncullah makhluk lain yang menjadi temannya. Sebut saja Ivanna, seorang noni Belanda yang masa hidupnya dulu sering diperlakukan kasar. Tahun 2012 Sarasvati mengeluarkan album yang diberi judul Mirror, sebelum itu teh Risa juga melahirkan anak keduanya kali ini diberi nama MADDAH. Maddah diambil dari bahasa arab yang artinya dibaca panjang. Buku ini merupakan perpanjangan dari kisah sahabat kecil Risa di Danur dan ditambah dengan sosok-sosok baru. 

Danur & Maddah 

Jika kalian takut akan hantu, bacalah kisah mereka lewat anak-anak teh Risa ini. Saya yakin persepsi kalian akan makhluk astral itu akan berubah. Tak semua hantu itu menakutkan, mereka seperti kita butuh diperhatikan juga. 

Senin, Juli 15, 2013

Pantai Goa Cina with KapanLagi Crew


Hari itu Minggu, 7 Juli 2013 memang sudah direncanakan sedari awal bahwa tanggal tersebut anak-anak showbis akan me-refreshing-kan pikiran dengan pergi ke pantai. Sengaja memang untuk melepas penat sebelum bulan suci ramadan tiba. Sebelumnya semua diminta urunan buat keperluan seperti konsumsi, transport, tiket masuk dll. Waktu Indonesia Berjalan semula semua sepakat untuk berkumpul di kantor Araya jam 9 dan hasilnya bisa ditebak, jam segitu tak tampak orang berkumpul. Jam ngareeeet baru sekitar jam 11 semua berkumpul dan kita berangkat menuju selatan. Perjalanan singgah di rumah tante Ule di SM Town ( Sumber Manjing Wetan ). Sampai disana istirahat sebentar, mengangkut makanan dari rumah tante Ule lalu berangkat menuju lokasi Pantai Goa Cina. Senang-senang happy-happy main air di pantai. Liburan singkat ini menyisakan 6 orang knight writer (kata mb Nana) nginep beralaskan tanah berselimut bintang. 

Gak afdol kalo ke Goa Cina gak mampir ke Jembatan Bajul Mati

Jadi ingat waktu ngurus NPWP ke Kantor Pajak Pratama Kepanjen Jumat lalu, di kalender yang ada di meja mbaknya ada gambar Jembatan Bajul Mati. Jembatan tersebut dibangun dari uang hasil pajaknya para wajib pajak. Bangga bayar pajak! 

Well, saya benar-benar harus bersyukur atas apa yang Tuhan berikan untukku. 2 bulan lalu saya masih bingung luntang-lantung karena dikeluarkan dari pekerjaan lama. Sekarang alhamdulilah bisa bekerja lagi, dan tak tanggung-tanggung akhirnya saya keterima di KapanLagi.com. Setelah 3 kali bolak-balik dan gak menyerah dapat panggilan finally im not jobless anymore. Hatur Nuhun Tuhan ^.^

Bersandar padaMu

Minggu, 14 Juli 2013
Testing hape baru Samsung Galaxy Young, karena menantang cahaya matahari pagi foto jadi kelihatan gelap. Alhasil untuk mengakalinya kali ini saya mengeset contras lebih banyak, jadinya overcontras seperti tampak pada foto dibawah ini.

sedjoli bersandar pada pohon