Rabu, November 20, 2013

Telingaku 'pecah' mendengar Jebraw bernyanyi

Pernah tidak kalian terperanjat seolah-olah terhipnotis ketika mendengar sebuah lagu? Kalau saya sih pernah :) sebenarnya awal mula sampai bisa ketemu suara Jebraw gara-gara sering nonton Indonesia Travel Series-nya Males Banget dot com di Youtube. Waktu itu Jebraw nyanyi lagu berjudul Forefather di edisi Jogjakarta. Gilaaaa men! suaranya pecah musiknya bikin hati dan pikiran adem. Langsung deh saya kepoin nama dia di mbah google dan akhirnya bertemu dengan Berjebraw di akun Soundcloud miliknya. Dari situ ternyata saya baru tahu kalau Jebraw punya band sama Ello Tahitoe yang bernama REAL band. Keren nih band konsepnya, semacam rock and roll rusak.

Petra G Michael aka Berjebraw

Ini nih lagu yang bikin hati saya terperanjat, Jebraw menyanyi menggunakan soul dan suara serak khas dia itu loh yang bikin hati makin serr. Dengarkan sendiri deh kalo penasaran, dont forget to klik play yes :)



Berjebraw - Forefathers

look at what the forefathers left for us
can you feel the spirit moving accordingly
one thing I realize about this day
oh, have we learned a thing or two
from what our forefathers left

have we learned, have we learned
have we learned, have we learned from our forefathers
have we changed, have we changed
have we learned, have we learned from the past

yesterday was that you learned
tomorrow is that for us to dream
and today is that for us to live our life

to change for the better, to change for the better
to change for the better, to change for the better
to change for the better

have we learned, have we learned
have we learned, have we learned from our forefathers
have we changed, have we changed
have we learned, have we learned
have we learned, have we learned from our forefathers
a thing or two

Jumat, Oktober 25, 2013

Guinness Arthur's Day: Firehouse dan Steelheart pecah di Surabaya!

Senangnya menjadi bagian dari ajang tahunan Guinness Arthur's Day di tahun 2013 ini. Tahun-tahun sebelumnya ajang ini berhasil mendatangkan Creed, The Script, dan Mr. Big. Nah kebetulan di kali keempat ini Guinness Arthur's Day Indonesia menampilkan Firehouse, Steelheart, One Republic, Mew dan Club 8.

Gelaran Arthur's Day tahun ini dihelat di 5 kota besar Indonesia yang terdiri dari Medan, Bali, Surabaya, Makassar pada tanggal 12, 15, 17, 19 Oktober 2013 dan penutupan 26 Oktober 2013 di Jakarta. Beruntung saya mendapat kesempatan untuk menyaksikan penampilan Firehouse dan Steelheart di Surabaya pada Kamis 17 Oktober kemarin.

Saya tak berpikir lama-lama ketika ditawari liputan konser ini, siapa yang bakal menolak kalau bandnya adalah Firehouse dan Steelheart? Sebenarnya saya cuma ingin menyimak penampilan CJ Snare dkk dari Firehouse karena dari dulu saya cukup familiar dengan lagu-lagu hits mereka. Tentang Steelheart yang saya tahu hanya lagu "She's Gone" dan "I'll Never Let You Go" jadi harap maklum ketika live twit di akun @musikKL saya sedikit kurang berwawasan tentang Steelheart ini.

Berangkat dari kota Malang menuju Surabaya hanya butuh waktu kurang dari 3 jam. Pukul  8 malam saya sudah menginjak halaman Grand City Convention Hall Surabaya tempat berlangsungnya konser Firehouse dan Steelheart. Malam itu susah sekali mencari tempat parkir kendaraan, semua sudah full terisi penuh. Alhasil saya melewatkan penampilan Kotak sebagai band pembuka di gelaran Guinness Arthur's Day malam itu.



Banyak penonton berpakaian warna hitam, rata-rata mereka semua memakai kaos band favorit andalan. Tak sedikit yang memakai kaos Metallica dan Iron Maiden padahal band yang main malam itu adalah Firehouse dan Steelheart. Saya-pun juga ikutan tak nyambung dengan memakai kaos Burgerkill. Antrian lantai 1 mengular hingga di pintu masuk lantai 3.

Tepat pukul 9 malam Steelheart mulai menghentak dengan lagu 'Blood Pollution'. Meski sudah tak muda lagi namun suara lengkingan dari Miljenko Matijevic masih tetap sama mampu menyayat telinga pendengar. Selain Miljenko Matijevic sebagai vokalnya, Steelheart digawangi oleh Chris Risola (gitar), Rev Jones (bass), dan Mike Humbert (drum). Malam itu Steelheart juga mencover lagu 'Black Dog' dari Led Zeppelin yang membuat penonton semakin kegirangan. "Indonesia you are fu*king awesome!" ujar Miljenko melihat kegilaan penggemarnya kala itu. Terlihat sosok Tantri dan Chua Kotak menyimak dengan khidmat penampilan Steelheart di barisan depan panggung bersama 2 bule grupies.

Miljenko Matijevic menyapa penggemar

Steelheart bersulang menutup penampilannya 

Mike Humbert tak mau ketinggalan memeriahkan Arthur's Day malam itu, ia bermain unjuk gigi memainkan set drum di depannya. Menjelang lagu terakhir semua personil kecuali Miljenko masuk ke backstage dan dimulailah permainan 12 string gitar dari vokalis Steelheart ini. Kira-kira sekitar pukul setengah 11 malam penampilan Steelheart ditutup dengan single 'She's Gone', intro awal di lagu ini membuat semua penonton semakin bersemangat. "Lady can you forgive me my heart belong to you....." Terdengar suara koor para penonton menggema dan kompak menyanyikan She's Gone. 

Firehouse menghentak dengan Shake and Tumble

Akhirnya Firehouse band yang ditunggu-tunggu muncul juga, tak perlu basa-basi mereka langsung menghentak dengan single 'Shake and tumble' yang diambil dari album Hold Your Fire. Tak ada jeda Firehouse langsung memainkan single hitsnya lagi yang berjudul 'All She Wrote'. "Selamat malam Surabaya, kami FireHouse! Apa kabar? Baguuus!" sapa CJ Snare dengan aksen yang membuat seisi Convention Hall tertawa. Vokalis Firehouse CJ Snare rupanya sudah lancar menggunakan bahasa Indonesia terbukti di beberapa kali kesempatan ia kembali berucap "Kami bisa sedikit bahasa. Sedikit sedikit saja." tambahnya

Baru kali ini menonton konser tapi rasanya seperti sedang karaoke. Bayangkan saja ada 2 big screen di kanan dan kiri panggung yang menyediakan fasilitas lirik ketika Firehouse perform. Tak perlu salah lirik atau merasa malu tak bisa ikutan bernyanyi jadinya. Lagu-lagu hits seperti 'Sleeping With You', 'When I Look In To Your Eyes', 'Im Here For You', 'You Are My Religion' dll berhasil membuat penonton puas.
big screen berlirik berasa seperti karaoke 

Saking semangat menggebuk drum, salah satu stick drum dari Michael Foster sampai patah namun hal ini tak menghalanginya untuk melanjutkan permainan. "Surabaya Assalamualaikum? Rawon setan baik dan baguss!" sapa CJ Snare ditengah penampilannya. Dia sedikit bercerita tentang Rawon Setan rupanya. Usai sedikit membuat seisi Convention Hall tertawa, Firehouse kembali mengguncang dengan lagu 'Rock On Radio'. CJ Snare memang tak ada tandingannya "Yeah Yeah Yeeeaaaaaaaaargghh!" screaming sang vokalis membuat penonton berdecak kagum. Tak hanya CJ Snare yang pamer kualitas, Bill Laverty juga ikut unjuk kebolehan bermain tapping gitar.

Penonton khidmat terbuai oleh lagu-lagu Firehouse

Suasana mendadak berubah menjadi romantis ketika CJ Snare bersembunyi dibalik keyboard memainkan 'Love of A Life Time'. Kanan kiri depan belakang semua yang hadir berpasangan larut dalam buaian lagu romantis ini. Kemudian berturut-turut lagu 'Reach For The Sky' dan 'I Live My Life For You' berkumandang. Jam sudah menunjukkan 12 malam terdengar intro lagu 'Don't Treat Me Bad' yang menandakan bahwa konser akan segera berakhir. Disetiap penampilannya, single 'Don't Treat Me Bad' memang selalu dinyanyikan sebagai penutup konser Firehouse. "Terima kasih, selamat malam sampai ketemu lagi! Kami cinta kamu! teriak CJ Snare mengucapkan salam perpisahan pada penonton gelaran Arthur's Day malam itu. Allen McKenzie, Bill Laverty, Michael Foster dan juga CJ Snare melempar kaos yang mereka kenakan sebagai tanda perpisahan kala itu.

Selesai sudah pertunjukan Guinness Arthur's Day yang dihelat hampir 5 jam lamanya. Tiket sold out panitia senang dan penonton puas! Tak heran jika tiket sampai sold out karena masyarakat Surabaya memang terkenal sebagai basis penikmat musik rock terbesar di Indonesia. Firehouse dan Steelheart masih harus melanjutkan pertunjukan mereka di kota Makassar Sabtu, 19 Oktober 2013. Terima kasih atas kesempatannya sehingga saya bisa menikmati suasana konser, maklum #fakirkonser.


PS: Guinness Arthur's Day Firehouse & Steelheart dihelat 17 Oktober 2013 ini latepost bingit :)

Selasa, Juli 30, 2013

Mumford & Sons ' Winter Winds' Belum Saatnya Untuk Bercinta!

Debut album pertama Mumford & Sons bertajuk Sigh No More yang rilis pada November 2009 di Inggris dan Irlandia. Mumford & Sons adalah band yang memainkan musik folk, kental sekali nuansa irish di lagu-lagunya. Band ini langsung mencuri perhatian saya karena musiknya senada dengan apa yang dimainkan oleh Dropkick Murphys dan Flogging Molly. 

Member dari Mumford & Sons :

Single 'Winter Winds' ini sukses mencuri perhatian saya karena bercerita tentang kebingungan akan cinta. Isi kepala berkata bahwa ini saatnya cinta boleh tumbuh namun di sisi lain hatiku berkata ini bukan waktunya. Diawali dengan keempat personil yang tampak berjalan keluar dari hutan cemara. Pakaian mereka tampak compang-camping. *Penampilan mereka seperti Declan di film Leap Year. Musik mereka orisinal dan tidak mainstream ditambah lirik yang cerdas apalagi yang membuat saya harus bilang tidak pada mereka?
Dengarkan single 'Winter Winds' di bawah ini kalian akan langsung jatuh cinta pada Mumford & Sons :-* 

Youtube: Mumford & Sons - Winter Winds 


"Winter Winds"
As the winter winds litter London with lonely hearts
Oh the warmth in your eyes swept me into your arms
Was it love or fear of the cold that led us through the night?
For every kiss your beauty trumped my doubt

And my head told my heart
"Let love grow"
But my heart told my head
"This time no
This time no"

We'll be washed and buried one day my girl
And the time we were given will be left for the world
The flesh that lived and loved will be eaten by plague
So let the memories be good for those who stay

And my head told my heart
"Let love grow"
But my heart told my head
"This time no"
Yes, my heart told my head
"This time no
This time no"

Oh the shame that sent me off from the God that I once loved
Was the same that sent me into your arms
Oh and pestilence is won when you are lost and I am gone
And no hope, no hope will overcome

And if your strife strikes at your sleep
Remember spring swaps snow for leaves
You'll be happy and wholesome again
When the city clears and sun ascends

And my head told my heart
"Let love grow"
But my heart told my head
"This time no"


Kamis, Juli 18, 2013

Anaknya teh Risa Saraswati

Senin malam kemarin sempat mampir ke Gramedia, berhubung kantong lagi kering kerontang alhasil saya disana cuma window shopping saja. Ngiler aslinya melihat buku-buku di rak berjejer, ingin sekali mencomot mereka semua dan memindahkannya ke rak meja belajar saya. Mata langsung tertuju ke rak meja yang memajang buku Danur dan Maddah. Ya mereka adalah anak-anak yang lahir dari buah pikiran Risa Saraswati yang dikenal dengan nama panggung Sarasvati. 

Pertama kenal nama Sarasvati adalah ketika di tahun 2011 seorang teman memutar lagunya di cafe tempat saya sering nongkrong. Tembang Story Of Peter menjadi awal perkenalan saya dengan Sarasvati. Dan tak lama kemudian mini album Story Of Peter yang berisi Question, Bilur, Fighting Club, Oh I Never Know, Perjalanan dan Melati Putih menghiasi playlist di HP. 

Yang membuat saya tertarik untuk mendengarkan karya Sarasvati adalah keseluruhan materi lagu menceritakan pengalaman teh Risa dengan makhluk tak kasat mata. I'm always curious dengan segala sesuatu yang masih misteri seperti hantu. Peter, William, Hans, Hendrick, Janshen, Samantha dll adalah sahabat kecil yang sering berinteraksi langsung dengan teh Risa. Seringnya jadi bahan curhat para makhluk tak kasat mata, teh Risa mencurahkan uneg-unegnya dengan menuliskannya pada sebuah buku. Dan lahirlah anak pertamanya yang diberi nama DANUR. Apa itu Danur ? Danur adalah air yang keluar dari jasad makhluk hidup yang telah mati dan membusuk. Pengen baca kisah lengkap curhatan 'mereka' baca buku Danur ya. 

Seiring berjalannya waktu, teman-teman hantu teh Risa mulai menjauh dan muncullah makhluk lain yang menjadi temannya. Sebut saja Ivanna, seorang noni Belanda yang masa hidupnya dulu sering diperlakukan kasar. Tahun 2012 Sarasvati mengeluarkan album yang diberi judul Mirror, sebelum itu teh Risa juga melahirkan anak keduanya kali ini diberi nama MADDAH. Maddah diambil dari bahasa arab yang artinya dibaca panjang. Buku ini merupakan perpanjangan dari kisah sahabat kecil Risa di Danur dan ditambah dengan sosok-sosok baru. 

Danur & Maddah 

Jika kalian takut akan hantu, bacalah kisah mereka lewat anak-anak teh Risa ini. Saya yakin persepsi kalian akan makhluk astral itu akan berubah. Tak semua hantu itu menakutkan, mereka seperti kita butuh diperhatikan juga. 

Senin, Juli 15, 2013

Pantai Goa Cina with KapanLagi Crew


Hari itu Minggu, 7 Juli 2013 memang sudah direncanakan sedari awal bahwa tanggal tersebut anak-anak showbis akan me-refreshing-kan pikiran dengan pergi ke pantai. Sengaja memang untuk melepas penat sebelum bulan suci ramadan tiba. Sebelumnya semua diminta urunan buat keperluan seperti konsumsi, transport, tiket masuk dll. Waktu Indonesia Berjalan semula semua sepakat untuk berkumpul di kantor Araya jam 9 dan hasilnya bisa ditebak, jam segitu tak tampak orang berkumpul. Jam ngareeeet baru sekitar jam 11 semua berkumpul dan kita berangkat menuju selatan. Perjalanan singgah di rumah tante Ule di SM Town ( Sumber Manjing Wetan ). Sampai disana istirahat sebentar, mengangkut makanan dari rumah tante Ule lalu berangkat menuju lokasi Pantai Goa Cina. Senang-senang happy-happy main air di pantai. Liburan singkat ini menyisakan 6 orang knight writer (kata mb Nana) nginep beralaskan tanah berselimut bintang. 

Gak afdol kalo ke Goa Cina gak mampir ke Jembatan Bajul Mati

Jadi ingat waktu ngurus NPWP ke Kantor Pajak Pratama Kepanjen Jumat lalu, di kalender yang ada di meja mbaknya ada gambar Jembatan Bajul Mati. Jembatan tersebut dibangun dari uang hasil pajaknya para wajib pajak. Bangga bayar pajak! 

Well, saya benar-benar harus bersyukur atas apa yang Tuhan berikan untukku. 2 bulan lalu saya masih bingung luntang-lantung karena dikeluarkan dari pekerjaan lama. Sekarang alhamdulilah bisa bekerja lagi, dan tak tanggung-tanggung akhirnya saya keterima di KapanLagi.com. Setelah 3 kali bolak-balik dan gak menyerah dapat panggilan finally im not jobless anymore. Hatur Nuhun Tuhan ^.^

Bersandar padaMu

Minggu, 14 Juli 2013
Testing hape baru Samsung Galaxy Young, karena menantang cahaya matahari pagi foto jadi kelihatan gelap. Alhasil untuk mengakalinya kali ini saya mengeset contras lebih banyak, jadinya overcontras seperti tampak pada foto dibawah ini.

sedjoli bersandar pada pohon