Selasa, Mei 22, 2012

G. Banyak tak lagi gratis

Setelah sekian lama tak berkunjung ke Gunung Banyak, ternyata banyak sekali perubahan yang terjadi di sana. Dulu bukit itu masih rimbun dipenuhi oleh pepohonan dan semak, seiring berjalannya waktu dan pesatnya perkembangan kota Batu bukit itu pun kian hari kian ramai dikunjungi. Entah sudah berapa banyak kaki menjejak di atas bukit nan sempit itu. Ya di atas sana adalah salah satu spot utk bermain paralayang dan menikmati indahnya kota Batu. 

Malam malam ketika suntuk melanda hanya iseng belaka melepas penat dengan pergi ke puncak sana. Hanya modal bensin saja kala itu, duduk duduk menikmati indahnya malam bertabur bintang dengan hamparan lampu kota dibawah. Rekreasi yang murah meriah. Namun sekarang tak lagi ada di tahun 2012 ini Gunung Banyak sudah di komersilkan. 

Kemarin sore aku mencoba berkunjung kesana demi mengejar sunset nan indah, eehh tak taunya di tengah jalan dihadang petugas di samping bilik kecil. Tersebut di atas " Rp 4000 / orang " biasanya kalau di tarif kan diberi tiket semacam kertas ehh ini setelah saya tunggu ternyata tak dikasi apa apa. Pengunjung hanya menyetor sejumlah uang ke petugas. Si petugas berkilah "sudah sore mbak harusnya ini sudah tutup jadi tidak ada tiketnya" Yaaahhh tak ada lagi gratisan untuk menikmati alam di ketinggian gunung Banyak. Sudah di tarif di atas masih harus bayar parkir pula. 

Selamat Datang di Wana Wisata Paralayang Gunung Banyak. Semoga dengan di tarif kan nya gunung banyak ini dapat memfasilitasi dan menghijaukan kembali pesona gunung tersebut. Jujur ya dengan fasilitas seminim itu saya masih sedikit gak ikhlas harus membayar tiket masuk. Sama seperti waktu saya masuk ke Pemandian Wendit, per orang di bandrol 10.500 tapi minim fasilitas sungguh sangat disayangkan. 

2012 = tak ada yang gratis 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan jejak